Mau AKUPUNTUR atau AKUPRESUR ? Keduanya Bisa Dinikmati di Klinik PERANTARA


Jayanti (43), warga desa Sendang Coyo, kecamatan Lasem, kabupaten Rembang, menderita lumpuh. Sudah dua tahun ia mengalami kelumpuhan pada anggota tubuhnya.

Jayanti pun sempat berobat ke mana-mana, namun hasil yang didapat tetap saja nihil. Hingga suatu hari, ia mencoba mengobatkan penyakitnya ke Anik Yuliana, warga desa Gowak, kecamatan Lasem untuk diterapi akupunktur. Memang, Anik adalah salah seorang akupunkturis yang telah lulus ujian nasional pendidikan akupunktur yang diselenggarakan di UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta tahun 2008.

Jayanti pun mendapatkan terapi akupunktur secara rutin dua kali dalam seminggu. Anik juga menyarankan agar Jayanti mengurangi makan makanan yang berlemak, memperbanyak minum air putih dan banyak mengkonsumsi sayur-sayuran.

Alhasil, setelah mendapatkan dua kali terapi, Jayanti sudah mengalami perubahan pada tubuhnya. Ia sudah dapat bangun dan menelapakkan kakinya pada lantai. Terapi dilanjutkan hingga tujuh kali. Dan hasilnya pun tidak tanggung-tanggung, kini Jayanti sudah dapat berjalan seperti sedia kala dan tidak pernah kambuh lagi. Selain itu, tubuh Jayanti menjadi lebih segar dan sehat.

Cerita tersebut merupakan salah satu pengalaman Anik dalam menangani pasien. Akupunktur sebenarnya tidak hanya untuk mengobati kelumpuhan, namun juga bisa mengobati berbagai jenis penyakit lainnya dan juga untuk perawatan tubuh atau wajah.

Selain menangani pasien di rumah, Anik juga memberikan terapi di Klinik PERANTARA yang beralamatkan di Jl. Supriyadi Gang Mangga No.5a, Plangitan, Pati. Di klinik ini tidak hanya melayani terapi akupunktur tapi juga ada terapi akupresur.

Klinik yang buka setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 09.00 – 19.00 WIB ini merupakan tempat para alumni pendidikan akupunktur dan akupresur yang diselenggarakan UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta.

Selain Anik yang melayani terapi akupunktur juga ada Sudipo, Sutiyar, Supriyonohadi, Sujono, Basar, Sutiyono, Sholekan, Jumadi, Jasri, dan Udin sebagai kader akupresuris.

Melalui pengobatan tradisional yang berasal dari Cina ini, pengobatan akupresur dan akupuntur telah terbukti ampuh dalam menyembuhkan berbagai keluhan penyakit. Misal, penyakit vertigo, gastritis, asma, batuk, impoten, keputihan, kelumpuhan, kejang otot, encok, diabetes, hipertensi dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya yang mampu disembuhkan.

Terapi akupuntur biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit dalam sekali terapi, tergantung jenis penyakitnya. Sedangkan untuk akupresur memerlukan waktu setengah hingga satu jam.

Dalam ilmu akupunktur dan akupresur terdapat teori yang dinamakan teori Yin dan Yang. Teori ini menjelaskan bahwa setiap benda atau fenomena di alam semesta mempunyai dua aspek yang berlawanan, saling bertentangan tapi saling bergantungan antara satu dengan yang lainnya.

Hubungan Yin-Yang ini merupakan hukum universal dalam ilmu pengobatan Cina tradisional untuk menerangkan fisiologi dan patologi tubuh manusia. Yin dan Yang juga digunakan sebagai panduan untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan.

Yin dan Yang saling bertentangan tetapi sekaligus saling ketergantungan. Orang-orang pintar di jaman kuno mengambil unsur air dan api sebagai lambang dan sifat-sifat dasarnya.

Yin memiliki sifat dasar air yaitu bersifat dingin, alirannya ke bawah, jernih dan sebagainya. Sedangkan Yang memiliki sifat dasar api yaitu bersifat panas, nyala api berkobar, mengarah ke atas dan sebagainya.

Pengelompokan Yin dan Yang ini menjadi dasar pemikiran dan pekerjaan dalam mempraktekkan akupresur dan akupuntur, baik ketika membuat diagnosis, menerapi, maupun memberikan saran pola hidup kepada pasien agar lebih sehat atau bisa sembuh.

Ada beberapa larangan dalam pengobatan akupresur dan akupunktur, yaitu dilarang mengobati pasien yang baru saja (belum lama) melakukan hubungan seks, sedang mabuk, sedang marah, terlalu capai, dalam keadaan kenyang, dalam keadaan lapar, dalam keadaan haus, baru turun dari kendaraan, terkejut dan takut. Hal-hal tersebut untuk menghindari timbulnya kolaps atau pingsan karena kondisi badan pasien dalam keadaan tidak tenang atau rileks.

Jadi, sebelum dilakukannya terapi, pasien hendaknya dianjurkan dalam keadaan rileks atau tenang. Hal ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagi masyarakat di Pati yang mengalami suatu keluhan penyakit, silahkan datang ke klinik akupunktur dan akupresur PERANTARA. Selain murah dan mudah ditemukan, pengobatan tradisional ini juga menyehatkan karena tidak menggunakan obat kimia. (Anik/ORA FKDG)

Posted on 7 Maret 2011, in Pengobatan Tradisional. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. untuk sekali datang terapi akupuntur, biaya nya brapa ya?
    Bisa untuk mengobati rambut rontok?
    Trimakasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: